WE PROTECT

SIMULASI PENANGANAN PENUMPANG (INDIKASI MENGALAMI SERANGAN JANTUNG) AREA MRT JAKARTA

23 February, 2024

KEGIATAN :
- Technical briefing meeting(TBM)
- Berdo'a sebelum pelaksanaan simulasi.

Sekenario kejadian :
Sekira pukul 11.06 wib,Seorang pnp pria  keluar melalui tangga manual entrance E,Pada saat menaiki anak tangga tiba tiba penumpang tersebut berhenti melangkah kemudian bersandar dan terbaring dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri .

Tindakan yg diambil :
1.Pukul 11.07 wib. Petugas entrance E An.Ade hidayatulloh Melihat kejadian lalu menghampiri korban dan langsung menghubungi SM, Danru dan tim patroli.
2. Pukul 11.08 wib. SM mendengar percakapan melalui HT,kemudian Danru menginformasikan kepada SM on duty Bp.Harry okky bahwa ada pnp pingsan di tangga manual entrance E.
3. Pukul 11.09 wib Petugas entrance E An.Ade hidayatulloh melakukan tindakan A3 :
   - Amankan diri
   - Amankan area
   - Amankan korban
   - Mengecek kesadaran korban dengan menepuk² pundak dan memanggil² pnp tersebut kemudian memeriksa kondisi vital korban yaitu memeriksa denyut nadi dan detak jantung.
  - Petugas membarikade area untuk memberi ruang kepada korban.
   - satu petugas An.Jeri tomas memberi informasi kepada semua pengunjung/pnp menggunakan pengeras suara(TOA) untuk tidak panik dan beraktivitas seperti biasa, dikarnakan saat ini sedang ada simulasi penanganan pnp  indikasi serangan jantung.
    - petugas mengalihkan pnp yang keluar/masuk melalui entrance C dan lift tatapuri.
4. Pukul 11.11 wib. Korban mengalami denyut nadi lemah kemudian Petugas An.Ade Hidayatulloh memberi pertolongan pertama dengan melakukan RJP sambil menunggu petugas P3K datang ke lokasi kejadian,kemudian petugas medis P3K datang bersama patroli yg membantu membawakan tandu.
5. Pukul 11.06 wib. SM on duty Bp.Harry okky melapo4kan ke OCC via HT prihal insiden pnp pingsan di tangga manual St.DKA.
6. Pukul 11.13 wub SM on duty Bp.Harry menghubungi AGD 119 untuk datang ke dka 
7. Pukul 11.14 wib. Petugas P3K melakukan RJP bergantian dengan dibantu AED. hasil pemeriksaan pertama petugas medis menyimpulkan bahwa pnp tersebut mengalami serangan jantung.
8. Pukul 11.15 wib Petugas medis P3K mengubungi Dokter on duty.
9.Pukul 11.16 wib Petugas memeriksa dan mengamankan barang bawaan korban, untuk mendapatkan informasi identitas korban.
9. Pukul 11.22 wib. Petugas pamlu,danru dan BKO TNI dan Polri mengamankan jalur laybay ground terdekat untuk tempat pemberhentian ambilance.
10. Pukul 11.25 wib. Danru menginformasikan identitas korban kepada SM on duty kemudian SM melaporkan ke OCC prihal identitas korban.

              IDENTITAS KORBAN

Nama.         : Muhammad agusman
Ttl.               : Bandung 12-08-2002
Alamat.       :jln.Golf Kp.Cirapuhan no.45
Rt/Rw.         : 002,/006
Kelurahan.  : Ciburial
Kecamatan : Comenyan
Kab.             : Jawa barat
Agama.       : islam
Status.         : belum nikah
HP.  : 085719417550

OBSERVASI dan EVALUASI :

1. Evakuasi korban sebaiknya ditempatkan yg lebih aman.
2. Dalam kondisi emergensi harus lebih mengutamakan penanganan korban.
3. Dalam simulasi,bisa menggunakan korban yg lebih berat 
4. Komunikasi terhadap P3K kurang berjalan baik 
5. Terjadi jeda pe11. Pukul.11.27 wib. SM meminta bantuan kepada CRM untuk menghubungi keluarga korban.

12. Pukul 11.41 wib. Ambulance 119 tiba di St.dka.
13. Pukul 11.42 wib Korban tetap tidak sadarkan diri,petugas membawa korban dengan menggunakan tandu menuju ambulance.
13. Pukul 11.44 wib. ambulance diberangkatkan, Petugas P3K ikut mendampingi korban dibawa ke RS  terdekat untuk mendapatkan menanganan lebih lanjut.
14. Pukul 12.05 wib observasi dan evaluasi.

Simulasi selesai

Pelajaran yg di dapat :
1. Hendaknya petugas harus lebih fokus dan jeli dalam mengawasi pergerakan pnp,terutama pnp yg sedang menuruni tangga manual.
2. Petugas harus fokus memberi pelayanan terbaik dan memprioritaskan keselamatan pnp.
3. Tindakan cepat dan sigap dibutuhkan pd saat terjadi kondisi darurat.
4. Meningkatkan koordinasi dilapangan.

Tujuan simulasi :
- Memberikan panduan mengenai tata cara pelaksanaan penanganan pada kasus terjadi serangan jantung di area stasiun MRT DKA.
- Memastikan keamanan dan keselamatan penumpangdi St.DKA.
- Melakukan pengkajian(review) terhadap kesiapan petugas dan fasilitas pada penanganan kasus serangan jantung di St.DKA.

nanganan terhadap korban saat menunggu ambulance 
6. Inisiatif amankan korban ke tempat lebih aman 
7. PE tidak terdengar karna berbenturan dengan suara lain dan komuni kasi HT kurang max 
8. Evakuasi korban ke ambilance sudah benar 
9.sebaiknya cek modulasi HT sebelum pelaksanaan dimulai.
10. Abdate kondisi korban per 5 atau 10 menit tidak dilakukan.
11. Pengamanan area kurang maksimal.
12. Jaket korban t8dak dibuka untuk memberi ruang udara .
Lesson learn :
Akan dilakukan perbaikan. 

Petugas yg terlibat dalam pelaksanaan simulasi :
1. Muslihun(Danru)
2. Ayudi (patroli 1)
3. Arip saepudin(patroli.2)
4. Arip subiantoro (x-ray mixue).
5. Ade H (entrance E)
6. Jeri tomas(Concourse tengah)
7. Jordan eka(entrance C).
8. Agusman(ISS)
9. Bp Gifari (Petugas P3K)

Turut Hadir dan mengetahui :
1. Kadiv CSS Bp.yogi.
1. St.master Bp.Khair amin
2. St.Head Bp.Nasha suprapto
3.SM DKA :
   - Bp.Harry prasetyo
   - Bp.Oscar Haris
   - ibu tya adityawati
   - ibu andhini cornela
   - Bp.Agus heryanto
4.SSO :
  - Bp. Satrio pambudi
  - ibu ratna
  - ibu.retha
5.Planner :
  - Bp.ilham
  - ibu ira utami putri
6.Bp Habibi(stasiun service)
7. Bp Danto
8. Bp.Andi suranto(pecialist dep pam mrt)
9. PM GA Bp.Bima darmanto
10. Chief GA Bp.Wahyu joni aji.
11.Chief GA Bp.Dimastri WH
12. BKO polisi Bripka Willy
13. BKO TNI Kopka.Juwanda.
14. Inspektor HSE